Sabtu, 31 Desember 2016

Minggu, 25 Desember 2016

UJIAN PRAKTIK BAHASA INDONESIA


                                                     Rumah Tua
”Wanita muda itu terkapar di sudut kamar . Matanya nanar . Busa di mulutnya masih belum mengering.Wajahnya pucat pasi karena ketakutan ,tangannya meraba-raba seperti tengah mencari bantuan . Saya segera berlari ke arahnya dan memeluknya, sempat ia menjerit dengan suara yang tidak pernah saya lupakan ‘Oh, Tuhan ! Lukas ! Tolong aku!’. Padahal tinggal menghitung hari untuk merayakan hari bahagia , yaitu pernikahannya . Namun , sepertinya ada hal lain yang dikatakan sebelum ia jatuh pingsan . Ia berusaha menunjukkan jarinya ke arah kamar ayah tiri kami , tetapi tiba-tiba kejang menyerangnya dan menahan kata-katanya . 
Saya bangkit dan memanggil ayah tiri saya . Namun , saat ayah tiri saya tiba di hadapan Andini, ia lalu jatuh pingsan.Meski ayah tiri saya telah meminumkan obat penenang dan memanggil bantuan medis dari desa semua usaha itu sia- sia.Kondisinya Andini terus melemah ,dan akhirnya ia menghembuskan napas terakhirnya tanpa pernah tersadar.Seperti itulah akhir yang menyedihkan dari saudara kembar saya.” Ucap Lukas sembari menerawang langit – langit rumah .
“Tunggu sebentar,” kata Michael “Apakah anda tidak mendengar suara lain sesaat sebelum anda masuk ke kamarnya ? “
“Saat membuka pintu, saya mendengar suara siulan pelan dan kemudian terdengar suara berdentang ,seakan – akan begitu besi berjatuhan .Lalu saya berlari ke arah kamar Andini saya dapati kamarnya tidak terkunci.”Ucap Lukas menjelaskan kepada Michael.
“Anda yakin mendengar suara siulan dan suara besi ?Anda berani bersumpah karena telah mendengarnya ?” Tanya Michael memastikan .
“Itu pulalah yang ditanyakan polisi desa yang memeriksa saya . Saya merasa telah mendengarnya. Atau , mungkin saya telah tertipu mendengarnya ,menginat ketika itu terdengar suara angin yang bertiup kencang dan bunyi berderit rumah tua.”
“Apakah saudara kembar anda berpakaian lengkap saat itu ?”
“Tidak ,ia menggunakan baju tidur dan di tangannya ditemukan puntung korek api dan kotak korek api di tangan kirinya.”
“Itu menunjukkan bahwa ia berusaha menyalakan lampu karena merasa dirinya terancam .Itu penting . Lantas , kesimpulan apa yang dihasilkan polisi ?”
“Polisi menyimpulkan bahwa Andini sendirian saat menemui ajalnya .Di samping itu ,tidak ditemukan satu pun tanda – tanda kekerasan terhadap dirinya .”
“Bagaimana dengan racun ?”
“Para dokter sudah meneliti tubuhnya untuk mengetahui kemungkinan tersebut. Namun, tidak tidak membuahkan hasil .”
Michael menggelengkan kepalanya seperti orang yang merasa tidak puas . “Ini masih masih jauh dari permukaan,” ujarnya . “Lanjutkan cerita anda.”
“Dua  tahun setelah kejadian mengerikan itu .Hingga kini, saya merasa hidup saya lebih sepi dibanding sebelumnya.”
Aku dan Michael tetap tekun menyimak penjelasan Lukas Hemmings.
“Sebulan lalu , saya meminang teman baik saya .Namanya Lauren , ayah tiri saya tidak menentang hal ini , dan kami berencana akan menikah dua bulan lagi . Namun , dua hari lalu , beberapa perbaikan dilakukan di kediaman kami. Karena dinding kamar saya sedang dicat, saya harus pindah ke kamar Andini. Saya tidur ditempat tidurnya . Saya merasakan ketakutan semalam , saya terjaga . Pikiran saya kembali membayangkan kejadian mengerikan yang menimpa Andini. Tiba-tiba saya mendengar kembali siulan pelan yang menjadi penunjuk kematian Andini.Saya segera bangkit dan menyalakan lampu . Namun , tak terlihat apapun juga di ruangan itu . Saya terlalu terkejut untuk melanjutkan tidur . Maka , saya lantas berpakaian dan ketika pagi tiba , saya menyelinap keluar . Tiba di sini pagi ini dengan tujuan menemui anda dan meminta nasihat anda .”
“Meskipun begitu , sudahkah anda mengatakan semuanya kepada saya ?”
“Ya, semuanya .”
“Anda belum menceritakan semuanya,Lukas. Anda melindungi ayah tiri anda!” ucap Michael dengan penuh penekanan pada setiap katanya .
“Apa maksud anda ?”
Sebagai jawaban atas pertanyaannya , Michael menarik tali hitam yang dijadikan gelang melingkar di tangan Lukas .Lima titik biru lebam , bekas empat jari dan ibu jari di atas pergelangan tangannya .
“Anda telah diperlakukan dengan kejam,”kata Michael
Raut wajah Lukas Hemmings seketika berubah . Ia berusaha menutupi pergelangan tangannya yang terluka . Katanya ,” Ia memang orang yang keras .”
Lama terjadi keheningan , Michael terlihat menopangkan dagunya di atas tangannya . “Ini masalah yang sangat serius ,”akhirnya Michael berbicara . “Meskipun begitu ,kami tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan.Jika kami bertandang ke kediaman anda hari ini, mungkinkah bagi kami untuk melihat kamar – kamar itu tanpa sepengetahuan ayah tiri anda ?”
“Saat ini, ia mengatakan akan pergi ke luar kota untuk suatu urusan yang sangat penting . Mungkin ia tidak berada di rumah seharian . Dengan demikian tidak ada yang mengganggu anda .”
“Anin, apakau tidak keberatan untuk menemaniku kesana ?”Tanya Michael sembari menatapku.
“Tidak sama sekali.”
“Kalau begitu mari kita berangkat .” Ajak Lukas.
“Ah .. kami akan menyusul anda , anda dapat berangkat terlebih dahulu . Nanti kami akan ke rumah anda.”
“Apa sebenarnya arti dari siulan di malam hari dan suara dentingan besi itu ?” Tanya Michael padaku sesaat setelah Lukas pergi .
“Entahlah.” Hanya itu jawaban yang kuucapkan karena aku benar – benar tidak paham akan situasi ini .
Sesaat setelah ia bertanya padaku , ia langsung berpamitan kepadaku untuk pergi ke berjalan – jalan. Hampir pukul satu ketika Michael kembali , ia membawa selembar kertas biru ,penuh dengan catatan dan gambar . “Aku telah melihat wasiat dari mendiang ibu kandung Lukas dan Andini ,” ujarnya .”Total pendapatan ,pada saat kematian kematian ibunya sebesar Rp 200 Juta . Masing- masing dari putrinya akan mendapatkan Rp 85 Juta ketika menikah . Ini bukti bahwa jika keduanya menikah , ayah tirinya akan mendapatkan hasil yang sangat sedikit . Ini sungguh motif yang sangat kuat.”
Lalu , setelah mengatakan hal itu , ia menintaku untuk segera bersiap – siap untuk bergegas ke rumah kediaman Lukas .
Rumah itu berwarna putih , dari bentuknya jelas terlihat itu adalah rumah tua bangunan belanda . Pada bagian tengah rumah itu nampak memang ada perbaikan . Kami berjalan perlahan memasuki rumah itu .
“Menurut saya , tidak ada alasan kamar anda mengalami perbaikan . “ Ucap Michael mengutarakan pendapatnya .
“Tidak ada sama sekali .Saya yakin itu hanya alasan untuk memindahkan saya dari kamar saya.” Jawab Lukas .
Michael, Lukas dan aku masuk menuju kamar Andini . Kamar itu sangat biasa , namun ada satu yang menarik perhatian dari Michael yaitu ventilator yang ada pada ruangan tersebut . Pada saat membuka ventilator tersebut hal itu akan membuka ventilator ke dalam ruangan lain, yaitu kamar ayah tirinya . Kami berlanjut mengelilingi rumah itu dan tiba di kamar ayah tiri Lukas . Adapun hal menarik yang kami temui adalah kotak besi yang terkunci , semangkuk susu yang berada disampingnya , dan tali pengikat anjing . Setelah kita merasa cukup berkeliling , Michael berkata , “Baiklah , begini nanti pada saat ayah anda pulang , anda harus berpura – pura sakit kepala dan mengurung diri di kamar . Lalu, bukalah penghalang jendela anda pada pukul 6 sore . Lalu , anda harus kembali ke kamar anda yang lama tanpa sepengetahuan ayah tiri anda .  Pada saat itu ,kami akan masuk ke dalam kamar ini melalui jendela ini . Kami akan menggantikanmu untuk bermalam di kamar ini dan menyelidiki tentang suara yang mengganggu malam – malammu di sini . “
“Oh .. ya ya ,itu sangat mudah .” Ucap Lukas
“Baiklah kalau begitu , kami akan meninggalkanmu . Kami akan tiba disini pada pukul 6 sore.” Ucap Michael seraya keluar dari rumah itu .
Pukul 6 sore kami kembali ke rumah itu , benar saja jendela kamar Andini sudah terbuka. Kami mengendap – endap masuk kesana . Kami menghabiskan waktu dalam kegelapan di kamar itu . Aku memilih duduk dikursi dan Michael memilih untuk berada di kasur Andini . Sekitar pukul 11 malam , Michael bertanya padaku dengan suara pelan ,” apa kau baru saja melihat sebuah kilatan cahaya muncul dari arah ventilator itu ?”
“Ya , aku juga mencium bau besi menyengat yang dipanaskan .”
Tampaknya , orang di ruangan sebelah menyalakan lampu . Aku mendengar suara halus pergerakan seseorang . Tiba – tiba Michael melompat dari kasur dan mencari kayu dibawah kasur yang sengaja ia bawa tadi , ia menyalakan korek api dan memukulkan kayunya dengan membabi buta ke arah ventilator itu .
“Kamu melihatnya ? Apakah kamu melihatnya ? “ Michael berseru padaku .
Namun, aku tidak melihat apapun . Lalu , Michael menyalakan lampu  ketika itu aku juga mndengar suara siulan halus . Aku sangat kaget dengan apa yang terjadi . Aku tidak percaya dengan apa yang dipukuli oleh Michael tadi  . Michael mengejar dengan pukulannya dan memandang ke arah ventilator . Mendadak terdengar suara teriakan paling mengerikan yang pernah kudengar . Aku dan Michael saling berpandangan hingga suara tersebut lenyap dan sunyi kembali .
“Apa arti semua ini ?” Tanyaku pada Michael .
“Ini artinya semua telah selesai.Mari kita masuk ke kamar sebelah ,kamar ayah tiri Lukas .” Kata Michael .
Kami memasuki kamar ayah tiri Lukas . Kami melangkah maju dan beberapa saat kemudian kepala ayah tiri Lukas terlihat mulai bergerak . Dibagian belakang kepalanya terlihat sesuatu dengan kepala berbentuk diamond.Ular berbisa !
“Itu ular kobra !” Teriak Michael . Michael lalu menarik tali pengikat anjing yang ada di pangkuan ayah tiri Lukas dan melemparkan simpul ke leher ular itu lalu menariknya. Ia pun memasukkan ke kotak besi yang sudah tidar terkunci tersebut dan menutupnya .
Lukas yang mendengar kericuhan diluar kamarnya segera keluar dari kamarnya dan menemui kami . Ia tercengang dengan pemandangan yang ada didepannya, ayah tirinya meninggal dengan bekas tujuh bekas gigitan ular. Ia tidak dapat berkata – kata . Lalu , Michael menjelaskan tentang kasus ini, “ide tentang penggunaan racun yang tidak terdeteksi oleh tes kimia di pikirkan oleh ayah tiri Lukas yang licik dan pintar itu .Sesungguhnya , ketajaman mata pemeriksa  menentukan , karena ia seharusnya dapat membedakan dua tanda gigitan gelap dari taring beracun ular itu . Sedangkan suara siulan , tentu saja kita harus memanggil ular itu.Mungkin ia telah melatih hewan tersebut dengan susu yang ada di bawah kasurnya . Ia meletakkan ular itu di ventilator dan membiarkan ular tersebut turun dan menggigit orang yang berda di dalam kamar tersebut dan segera melarikan diri .Serta dentuman besi tersebut dikarenakan ia dengan cepat menutup kembali kotak besi setelah memasukan hewan tersebut . Aku mendengar ular itu mendesis dan langsung menyerangnya . Hal itu menyebabkan ular itu kembali ke tempat pemiliknya dan menyerang orang yang pertama kali ia lihat .”
Setelah mengatakan itu , kami pun berpamitan ke Lukas yang masih tercengang dengan penjelasan yang baru saja Michael berikan .


Rabu, 16 November 2016

Iklan

1. Pengertian Iklan

Pengertian iklan adalah “ kegiatan memberitahukan atau menginformasikan suatu hal, barang, atau jasa melalui media massa baik online maupun ofline. Media yang digunakan, antara lain televisi, radio, koran, majalah, internet,hp,poster, pamflet, brosur, spanduk dan sebagainya”.
Pengertian iklan juga sering di katakan sebagai sarana untuk menawarkan barang atau jasa kepada khalayak ramai.

2. Jenis Iklan

A. Jenis Iklan berdasarkan Isi
Berdasarkan isinya, iklan dapat dibedakan menjadi 3 jenis yaitu sebagai berikut :
- Pengumuman atau pemberitahuan, yaitu iklan yang bertujuan menarik perhatian khalayak umum tentang suatu hal pemberitahuan, misalnya iklan duka cita.
- Iklan penawaran (niaga), yaitu iklan yang bertujuan menawarkan sesuatu, misalnya iklan barang niaga.
- Iklan layanan masyarakat, yaitu iklan yang bertujuan untuk memberikan penerangan tentang suatu hal, misalnya iklan larangan narkoba dan seks bebas.
B. Jenis Iklan berdasarkan Media yang Digunakan
Berdasarkan media yang digunakan, iklan dapat dibedakan menjadi 4 macam diantaranya sebagai berikut :
- Iklan radio, yaitu iklan yang disampaikan dengan efek suara.
Iklan media cetak, yaitu iklan yang menggunakan efek cetak dan gambar.
- Iklan televisi, yaitu iklan yang menggunakan efek suara, gambar, dan juga teks.
- Iklan baris, yaitu iklan yang disampaikan dalam sebuah kolom pada media massa cetak dan hanya terdiri atas beberapa baris. Biayanya pun berdasarkan jumlah baris yang digunakan.

Berikut ini adalah contoh iklan layanan masyarakat :

 Makna dari iklan berikut ialah :
- Bumi yang menangis : Bumi semakin rusak
- Hutan terbakar : Semakin maraknya penebangan dan pembakaran hutan secara ilegal
- Kendaraan,asap serta kayu penyangga : Menjelaskan tentang polusi udara yang disebabkan asap kendaraan bermotor dan kayu penyangga dimaksudkan banyaknya jalan layang .
- Gedung - gedung : bahwa banyaknya gedung - gedung pencakar langit dan banyaknya bangunan - bangunan industri yg menyebabkan asap tau polusi udara.
- Termoneter dan kipas : bumi ini semakin panas
- Warna hitam : menegaskan

Begarlist Volleyball Cup


Begarlist Volleyball Cup 2016 merupakan salah satu agenda yang diselenggarakan oleh SMAN 2 Magelang yang bertujuan untuk merayakan ulang tahun SMAN 2 Magelang yang ke-37. Begarlist Volleyball Cup ini ditujukan bagi seluruh sekolah – sekolah menengah di Magelang dan sekitarnya . Tahun 2016, Begarlist Volleyball Cup memiliki konsep yang sama dari tahun sebelumnya,yaitu membagi beberapa kelompok dari masing – masing sekolah menengah yang turut berpatisipasi.


Begarlist  Volleyball Cup ini diawali pada hari Senin, 3 Oktober 2016 dan di agendakan selesai dilaksanakan pada hari Senin, 10 Oktober  2016. Begarlist Volleyball Cup ini dilaksanakan di Lapangan Utama SMAN 2 Magelang yang telah dibagi menjadi lebih mini menjadi dua bagian yaitu A dan B dalam waktu yang serempak, yakni dari mulai pukul 15.00 WIB. Nampak diluar lapangan terdapat stan- stan makanan atau minuman yng turut memeriahkan acara tersebut . Acara ini diikuti oleh peserta lomba sebanyak 17 grup.Tak lupa dalam rangkaian acara tersebut terdapat upacara pembukaan yang dipimpin oleh anggota osis yang bernama Irkham Dwi Satmoko sedangkan pembinanya ialah Kepala Sekolah SMAN 2 Magelang , Bpk. Arief Fauzan.


Acara ini cukup menarik, sehingga antusias peserta dan para supporter cukup tinggi. Pada babak pertama , menyisakan SMPN 1 Ngablak dan SMPN 8 Magelang sebagai pemenang dan pada babak kedua dimenangkan oleh SMPN 2 Secang dan SMPN 3 Pakis . Setelah itu,para pemenang yang tersisa akan bertanding di hari selanjutnya ,Kamis, 6 Oktober 2016.Begarlist Volleyball Cup ini selesai pada pukul 17.00 ,baik para peserta ataupun supporter meninggalkan lapangan pertandingan ,sedangkan bagi para anggota osis menjalankan sapu jagad.